Blog baru saya
KLIK DISINI

Saturday, 26 July 2008

AdiMan vs KKN

One day, AdiMan menerima telepon dari ketua KPK , berikut percakapan mereka :



KK :" Halo, apa betul ini Adiman?"



AdiMan :"Ya, Anda tepat sekali! 100 buat kotak amal masjid !"



KK :" ..........



KK :"Sebenarnya saya tidak yakin akan hal ini, tapi, karena ini tuntutan penulis yang kebetulan Anda sendiri, akan saya katakan."





AdiMan :" eeehhh??!! yawda kalo mau ngomong, ngomong aja.. gak usah grogi gitu deh sama aku ..."



KK :" Anda pasti sudah tau ttg kasus Artalyta Sudarmi"



AdiMan :"Umm, ya saya tau. Yang mutilasi itu kan??"



KK :"BUKAAN!! ITU LAIN... INI TTG KASUS SUAP!!"



AdiMan :"Oh ya, saya ingat . . . memang ada apa?"



KK :"Kami telah mendengar ttg keahlian Anda dalam memecahkan masalah. Karena itu, Anda juga terkenal dgn sebutan Holmes Yahya... Jadi kami ingin Anda memecahkan kasus ini di persidangan"



AdiMan :"Oh gak usah berlebihan spt itu, jadi gak enak . Baik akan saya lakukan"

Begitulah akhirnya AdiMan menjadi hakim utk persidangan. Dan hari itu pun akhirnya datang juga. Bukan hari khitanan AdiMan, tapi hari persidangan. Persidangan cerai Bambang-Halimah. Eh, bukan, hari persidangan kasus suap.

AdiMan :"Baik, dengan ini saya buka persidangan ini dengan peletakkan batu pertama!"

Audience :"prook..prookk...prookk (tepuk tangan)"

AdiMan :"OK, silakan Jaksa Penuntut atau disingkat Jentut memutar rekaman percakapan tersangka Artalyta Sudarmi dgn jaksa Urip Tri Masketir"

Jentut :" Baik Pak Hakim"

Rekaman di putar

Artalyta :" Halo.."

Urip :" Ya Halo, ini siapa ya?"

Artalyta :" Saya ini Artalyta "

Urip :" Artalyta siapa ya?"

Artalyta :"Ini Artalyta Sudarmi mas! "

Urip :"Oh, ya Artalyta, one stop football?"

Artalyta :"lho kok jadi kuis sih? ini serius mas!"

Rekaman dihentikan

AdiMan :"maaf pak jaksa, bisa langsung ke bagian utamanya saja?"

Jentut :"Oh maaf, baik pak"

Rekaman dilanjutkan

Artalyta :" Unta itu unggas kan mas?"

Urip :"Lho unta itu bukan unggas!"

Artalyta :"Kan ada burung unta?"

Urip :"Burung unta emang unggas, tapi untanya kan bukan??!!!"

Artalyta :"Unggas!!"

Urip :" Bukaann!!!"

Artalyta :"Unggaass!!!"

Urip :"UNTA ITU JELAS BUKAN UNGGAASS!! UNTA ITU HEWAN BER SEL SATU!!!! GIMANA SIIHH??!!!"

Rekaman dihentikan

Jentut :"Demikian pak hakim. Bagaimana pendapat Anda?"

AdiMan:"Hmm, dari sini saya bisa menyimpulkan kalau ini benar-benar percakapan TINGKAT TINGGI .. "

Audience :" deg...deg..."

Jentut :" Mari kita dengarkan penjelasan pengacara dari pihak Artalyta"

Artalyta :" Baiklah, RUHUT SI TAMPOL, I choose you!!!pooff"

Ruhut :" Pak Hakim, saya ingin menegaskan kalau Unta itu benar-benar unggas! lihat saja paruhnya!"

Urip :"Interupsi! Unta tidak punya paruh!!"

Jentut :"Baik Pak Hakim apa keputusan Anda?"

AdiMan :" hhmmm....."

Audience :"deg...deg..."

AdiMan :" uummmm..."

Audience :"deg...deg..."

AdiMan :"Baiklah, keputusan ini memang berat. Jadi saya putuskan kalau....."

Audience :"deg...deg..."

AdiMan :"KALAU UNTA ITU JENIS IKAANNN!!!!! TOOKK...TOOKK..TOOKK.."

Audience :"hidup hakim!! hidup Pak hakim!!!"

Keesokan harinya, AdiMan kembali ditelepon oleh Ketua KPK, Komisi Pemberantas Ketidaktahuanpublikkalauuntaitujenisikan.

KK :"Selamat AdiMan, Anda berhasil mengambil keputusan yang, umm... bodoh. Lain kali pasti kami akan menghubungi Anda untuk memecahkan kasus "Mencari jerami dalam tumpukan jarum"."

AdiMan :"Terima kasih atas pujiannya, jadi gak enak.Men......"

KK :"tuutt...tuutt"

AdiMan :"hallo?? hallo??"

Sekali lagi kota terselamatkan! terima kasih kepada AdiMan!! AdiMan?? Hallo?? Hallo??